Larutan
Penerapan sistem navigasi inersia untuk pesawat tanpa awak
Penerapan sistem navigasi inersia (INS) pada kendaraan udara tak berawak (UAV) mencakup sejumlah bidang yang meliputi penerbangan otonom, penentuan posisi yang tepat, pelacakan target, dan navigasi di lingkungan yang kompleks. Skenario aplikasi spesifik dan solusi teknis utama tercantum di bawah ini:

Giroskop Serat Optik (FOG) dalam Sistem Radar dan Pelacakan Optoelektronik
Giroskop serat optik (FOG) memainkan peran kunci dalam sistem pelacakan radar dan optoelektronik karena akurasinya yang tinggi, tidak adanya keausan mekanis, dan kemampuan anti-interferensi yang kuat, terutama digunakan untuk penentuan posisi yang tepat, kontrol stabilitas, pelacakan target, dan pengukuran sikap. Aplikasi utama dan keunggulan teknis FOG dalam sistem ini tercantum di bawah ini.
Aplikasi Unit Pengukuran Inersia (IMU)
Unit pengukuran inersia (IMU) adalah unit sensor yang biasanya terdiri dari akselerometer tiga sumbu, giroskop tiga sumbu, dan, dalam beberapa kasus, magnetometer dan barometer terintegrasi. IMU digunakan untuk mengukur percepatan, kecepatan sudut, sikap, dan arah suatu objek, sehingga memberikan informasi navigasi otonom.


TBSD60
BSD120
BSD98
BSD70
BSD60
BSD50
BSD217
INS1700
INS970
INS570
INS170
SLA-4B1L1-65
SLA-8B1L1-110
SLA-4B1L1-130
SLA-16B1L1-160
SLA-8B1L1-165
101 Penentuan Posisi yang Terpasang pada Kapal
102 Komunikasi Akustik
103 Pelacakan dan Pencarian Lokasi
Sistem Navigasi Penyelam 104
105 Sonar Deteksi Intrusi
106 Suar Pencari Lokasi Pengiriman
SLLR3000
SLLR905
SLLD25
108IMU
150 meter
500MH
160 meter
170 meter
SLFC-70
SLAF280
MR360
